Duel Blog Niche #2: Target, Cara Monetasi dan Memilih Niche

Beberapa hari yang lalu saya menyatakan ikut dalam Duel Blog Niche (DBN) dari Blogodolar, dan kemarin Kang Yudiono telah telah mengumumkan peserta dari DBN ini. Sayangnya cuma sedikit peserta yang ikut yaitu Kang Yudiono dari Blogodolar.com, Agito dari MagZimp.com dan saya sendiri.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya akan mendokumentasikan semua proses pembuatan blog niche tersebut di blog ini. Maka pada hari ini saya mulai seri DBN ini dari awal pembuatannya yaitu:

  1. Target Blog Niche
  2. Cara Monetasi (Memilih sumber penghasilan)
  3. Memilih Niche/Topik blog.
Target Monetasi Blog Niche

Image courtesy of sheelamohan at FreeDigitalPhotos.net

Kenapa harus menentukan beberapa poin diatas? Memebuat blog niche sebagai bisnis online sama halnya dengan bisnis offline. Jika Anda ingin membuat usaha di dunia nyata, ketiga poin tersebut wajib Anda miliki.

Anda mesti menentukan target bisnis atau usaha Anda. Kemudian model bisnis apa yang akan dilakukan sebagai sumber pendapatan.

Untuk blog niche, dengan menentukan target saya bisa memilih model/cara monetasi yang paling bagus. Dan apabila cara monetasi sudah ditentunkan, saya mempunyai gambaran niche atau topik apa yang akan dipilih. Penentuan niche akan mempermudah saya dalam melakukan riset keyword oleh karena saya hanya fokus ke sebuah niche/topik.


Target Blog Niche

Target Blog Niche

Image courtesy of digitalart / FreeDigitalPhotos.net

OK. Yang pertama saya mulai dengan penentuan target. Sebuah blog tentunya harus mempunyai target. Tanpa target sama saja Anda pergi tanpa tujuan. Anda tidak akan sampai dimana pun tentunya.

Untuk itu, blog niche ini mempunyai beberapa target sebagai berikut:

  1. Target pertama blog niche ini adalam mampu menempati posisi yang bagus di mesin pencari. Posisi bagus yang saya maksud adalah posisi teratas/pertama pada hasil pencarian untuk kata kunci utama yang saya bidik nanti. Mesin pencari yang saya bidik adalah Google.com Amerika.
  2. Target yang kedua dari blog niche ini sudah pasti yaitu mampu menghasilkan uang secara rutin tiap bulannya. Berapa nominalnya? Saya tidak muluk-muluk dalam menentukan target penghasilan. Paling tidak blog ini mampu menghasilkan $100 tiap bulannya.
  3. Target yang keempat adalan anggaran biaya maksimal untuk blog ini. Target biaya ini memang harus saya tentukan. Kenapa? Agar nanti jangan sampai saya memilih niche yang menghasilkan dibawah biaya pembuatan. Sama dengan jika saya mau berbinis offline, jangan sampai modal yang dikeluarkan tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh.

    Untuk blog niche ini, saya mentarget maksimal 150. Biaya tersebut meliputi pembelian domain, artikel, dan outsource beberapa pekerjaan untuk SEO offpage yang tidak saya bisa lakukan sendiri. Selengkapnya mengenai anggaran dana ini dan untuk apa saja alokasinya, akan saya posting pada sebuah artikel yang khusus membahas anggaran biaya blog niche.

  4. Target waktu yang saya tentukan untuk mencapai 2 target tadi adalah 3 sampai 6 bulan. Dengan target waktu saya bisa menentukan kapan modal yang saya keluarkan akan kembali.


Cara Monetasi Niche Blog

Monetasi Blog

Image courtesy of Stuart Miles at FreeDigitalPhotos.net


Target blog sudah ditentukan. Salah satunya adalah untuk menghasilkan uang secara rutin tiap bulannya. Tentnya untuk mencapai target itu, saya harus menentukan cara monetasi yang paling bagus. Penentuan cara monetasi ini juga penting kita lakukan sebelum membuat sebuah niche blog. Dengan menentukan cara monetasi, kita bisa menentukan topic apa yang akan dibahas pada blog tersebut.

Dua peserta lain telah menentukan cara memonetasi blog mereka. Kang Yudiono melalui artikel Strategi Niche Blognya telah menentukan pilihannya yaitu memonetasi blog niche-nya dengan affiliasi Amazon. Begitupula Agito yang telah Membuat Blog Niche untuk Afiliasi Amazon. Mungkin banyak dari Anda yang sudah mengenal affiliasi Amazon dan bahkan sudah menghasilkan uang dari program ini.

Mereka memilih affiliasi Amazon dengan alasan Amazon adalah toko online terbesar di dunia saat ini. Banyak sekali produk yang bisa dipromosikan dari toko online ini. Komisi affiliasi yang diberikan perproduk yang terjual lewat kita pun cukup besar yaitu sebesar 4% dari harga produk. Persentase komisi tersebutpun naik seiring jumlah produk yang bisa kita jual perbulannya. Jumlah maksimalnya adalah 10% per produk.

Apakah saya memilih cara monetasi ini?

Sebenarnya, pada awal saya memutuskan ikut DBN, saya telah menentukan cara monetasi blog niche saya nantinya yaitu dengan program PPC dari Google Adsense. Bahkan saya telah mendapatkan keyword yang akan dibidik serta telah membeli exact match domain-nya untuk keyword tersebut. Blog tersebutpun telah saya isi 2 artikel serta semuanya telah terindek di Google.

Kenapa saya memilih Google Adsense? Pertama, dengan Google Adsense saya tidak perlu meyakinkan pengunjung blog untuk membeli produk yang kita promosikan. Cukup membuat pengunjung mengklik iklan saja, entah mereka membeli produk atau jasa di website pengiklan atau tidak, uang sudah ditangan.

Jika affiliasi, saya harus membuat orang yakin untuk membeli dan mengklik link affiliasi saya. Setelah mereka berada di website remsi produk atau di website Amazon, saya tak bisa berbuat apa lagi. Ada kemungkinan mereka tidak membeli produk karena sebab yang saya tidak ketahui.

Hal ini bukan berarti program affiliasi jelek. Keuntungannya juga ada. Bisa saja pengunjung yang kita kirim ke Amazon membeli produk lain selain yang kita promosikan. Apalagi harga produk yang dibeli cukup mahal. Tentu saja hal tersebut akan menambah komisi kita.

Saya sendiri pernah mempunyai pengalaman seperti itu ketika bermain affiliasi Amazon. Pengunjung yang saya kirim dari blog ber-niche komputer dan elektronik, membeli produk kesehatan yang harganya jauh lebih besar dari produk elektronik yang saya promosikan.

Program PPC dari Google Adsense adalah cara monetasi blog yang paling saya sukai. Pengalaman saya, ada sebuah blog niche yang saya buat khusus untuk Adsense mampu menghasilkan hampir $100 perbulan dengan traffic kurang lebih 1.000 page views/bulan.

Namun, mengingat DBN ini terbuka untuk publik, saya memutuskan untuk mengurungkan niat membuat blocg niche khusus Adsense. Saya khawatir ada beberapa orang iseng melakukan click-bombing (mengklik iklan berkali-kali) dan mengakibatkan akun Google Adsense saya di-banned/ditutup.

Akhirnya dengan pertimbangan tersebut, saya juga menentukan pilihan monetasi blog niche saya nantinya dengan program affiliasi. Program affiliasi cukup menjanjikan sebagai sumber penghasilan blog perbulannya.

Hal ini bisa saya lihat di flippa, situs jual beli website terbesar saat ini. Banyak blog yang dimonetasi dengan program affiliasi menghasilkan sampai $1000 bahkan lebih dengan hanya mempromosikan 1 produk saja. Sebagai contoh Anda bisa melihat lelang website yang sudah berakhir ini.

Website tersebut hanya mempromosikan sebuah produk pelangsing weight loss yaitu Capsiplex. Setelah saya periksa, produk ini memberikan komisi sebesar 30%/penjualan. Jauh lebih besar dari Amazon yang maksimal memberikan 10%. 10% itupun jika Anda bisa menjual barang yang sangat banyak sampai ribuan.

Ketika saya lihat laporan penghasilan bulan Januari 2012, situs ini mampu menghasilkan $1.725/bulan dengan penjualan hanya 50 produk saja. Kalau kita bagi, 1725 dengan 50, berarti komisi yang didapat per perjualan sekitar $34,5 lebih. Dengan komisi 30% yang saya sebutkan diatas tadi, jadi harga produk tersebut $115.

Kita bandingkan dengan Amazon. Misalnya kita menjual produk dengan harga yang sama yaitu $115. Jumlah produk yang terjual juga sama yaitu 50 buah. Jika kita melihat rate komisi Amazon , 50 penjualan perbulan berarti komisi yang didapat adalah 6.5%. Jumlah tersebut kurang dari $7,5 per item yang terjual. Hampir 5 kali lipat lebh kecil dari jumlah pendapatan situs diatas tadi. Selengkapnya mengenai persentase komisi affiliasi Amazon bisa dilihat disini

Berkaca dari situs tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk tidak menggunakan affiliasi Amazon sebagai sumber pendapatan niche blog saya nantinya. Dan saya memutuskan untuk memilih MoreNiche juga sebagai program affiliasi yang saya gunakan seperti situs yang saya bahas diatas. Komisi yang ditawarkan berkisar 30%-50% cukup membuat saya tergiur.

Tertarik untuk mencoba MoreNiche? Anda bisa mencobanya dengan mendaftar disini. Link daftar ini adalah link referral. Jika Anda mendaftar melalui link saya, saya akan mendapatkan komisi beberapa persen dari jumlah pendapatan Anda. Hal ini bukan berarti pendapatan Anda yang akan dipotong. MoreNiche-lah yang memberikan saya komisi dari saku mereka sendiri.


Memilih Topik Niche Blog

Memilih Niche

Image courtesy of Salvatore Vuono at FreeDigitalPhotos.net


Cara monetasi telah saya tentukan. Lalu topik apa yang akan dipilih? Mengingat di MoreNiche kebanyakan advertiser menawarkan produk kesehatan dan kecantikan (health dan beauty), maka saya memilih satu dari topik tersebut sebagai topik utama niche blog saya.

Topik kesehatan dan kecantikan adalah niche masih besar atau whole niche. Niche ini mencakup banyak banyak sekali sub-topik. Jadi saya tidak akan membahas niche kesehatan atau kecantikan secara general. Dengan kata lain saya tidak akan membidik kata kunci health atau beauty.

Saya ingin niche yang lebih spesifik atau lebih kecil yang hanya membahas 1 sub-topik kesehatan atau kecantikan yang ruang lingkupnya sangat kecil. Atau yang saya dan Anda kenal sebagai micro niche. Dan tentunya keyword yang akan diincar berhubungan dengan produk yang akan dipromosikan dan mungkin mempunyai nama produk tersebut.

Memilih Produk yang Profitable di MoreNiche

Lalu produk apa yang akan dipromosikan? Ada beberapa kriteria produk di MoreNiche yang cukup profitable untuk di promosikan, yaitu:

  1. Produk tersebut mempunyai conversion rate yang cukup bagus dan bahkan sangat tinggi. Kenapa? Jika conversion rate mereka tinggi maka produk mereka memang laris.

    Conversion Rate = Sales/Unique Visitors

    Keterangan:
    Sales = Jumlah penjualan yang terjadi lewat link affiliasi saya
    Unique Visitors= Jumlah pengunjung yang mengklik link affiliasi dan menuju ke situs produk

    Jumlah conversion rate minimal yang saya cari adalah 1/5 atau kalau dipersentasekan menjadi 10%. Sebagai asumsi, dalam sebulan ada 100 pengunjung blog kita yang mengklik link affiliasi saya dan menuju situs resmi produk. Dengan coversion rate yang 10% saja, maka 10 dari 100 orang tersebut akan membeli.

    Jika komisi yang bisa saya dapatkan $30 saja per produk yang terjual, maka potensi pendapatan saya bisa mencapai 10 x $30 yaitu $300/bulannya. Perlu diingat kalkulasi ini hanya diatas kertas. Jadi bisa saja meleset beberapa persen. Kalaupun meleset 50%, saya masih bisa berpotensi menghasilkan $150/bulannya.

  2. Kriteria yang kedua adalah jumlah pencarian perbulan di Google untuk keyword yang diincar atau keyword yang berhubungan dengan produk tersebut cukup besar. Berapa minimalnya? Paling tidak seseuai syarat DBN ini, yaitu 1.000 local monthly search untuk exact match keyword.
  3. Disamping 2 hal diatas tadi, ada 1 hal lagi yang saya jadikan pertimbangan yaitu tingkat persaingan memperebutkan posisi pertama di hasil pencarian Google untuk kata kunci/keyword yang akan kita bidik. Agar mempermudah pencapaian target tingkat persaingan keyword tidaklah tinggi atau susah.

    Seperti yang saya sebutkan pada target blog niche diatas tadi, target blog ini untuk mampu menghasilkan uang adalah dalam waktu 4 sampai dengan 6 bulan. Jika saya memilih kata kunci yang tingkat persaingannya tinggi, waktu yang dibutuhkan akan cukup lama. Jadi semakin mudah persaingan, semakin mudah dan cepat memenangkan kata kunci tersebut di mesin pencari.

    Ada beberapa hal yang menjadi tolak ukur dalam menentukan tingkat kesulitan sebuah keyword untuk dimenangkan di mesin pencari, khususnya Google yang akan saya pilih sebagai sumber utama traffic blog niche saya nantinya. Tolak ukur tersebut akan saya bahas di artikel DBN selanjutnya yaitu pada seri Keyword Research atau riset kata kunci untuk blog niche.

Berbekal 3 kriteria diatas, saya optimis saya mampu menemukan niche yang tepat untuk blog saya nantinya.

Sebenarnya saya telah memilih beberapa produk di MoreNiche yang masuk ke kriteria diatas tadi. Selanjutnya adalah melakukan riset keyword yang berhubungan dengan produk dan menganalisa tingkat persaingankeywrod tersebut di Google.

Tertarik untuk mengetahui produk apa yang akan saya pilih? Anda bisa menyimak kelanjutan seri Duel Blog Niche di blog ini. Di artikel selanjutnya saya akan menyajikan cara saya melakukan Keyword Research atau Riset kata kunci untuk blog niche.

Akhir kata, penentuan target, cara monetasi dan pemilihan topic untuk blog niche ini saya ambil berdasarkan penglaman saya sendiri dalam membangun beberapa niche blog sebelumnya.

Saya bukan seorang ahli di bidang ini. Saya masih dalam tahap belajar. Jadi, apabila Anda mempunyai masukkan berdasarkan pengalaman atau apa yang Anda baca di blog lain tentang topik yang saya sajikan pada artikel ini, silahkan di sampaikan melalui komentar. Saya akan sangat senang apabila ada yang mau berbagi pengetahuan baru di blog ini.

Update 7 Maret 2013

Peserta DBN ini kini telah bertambah manjadi 6 orang. Ada 3 blogger yang memutuskan ikut DBN ini adalah Syaiful Bahri, Wayan Sumerta, dan Muflich Kamil. Silahkan kunjungi artikel keikutsertaannya di:

  1. Well, I Decided To Join DBN Blogodolar – Syaiful Bahri
  2. Duel Niche Blog, saya ikutan! – Wayan Sumerta
  3. Hei, Blogodolar! Apa Kau Juga Menantangku Ikut DBN? Oke, Aku Ikut. Maaf Jika Terlambat – Muflich Kamil

Semoga dengan bertambahnya peserta ini makin banyak ilmu yang bisa di bagi lewat ajang Duel Blog Niche ini.

18 komentar ke “Duel Blog Niche #2: Target, Cara Monetasi dan Memilih Niche

  1. Mungkin dengan Google Adense lebih besar resikonya mas, dan saya akui ada bebrapa bloger yang kadang iri dan iseng melakukan Click Boom . Tetapi saya yakin akan semakin dewasa blogger kita dengan adanya duel blog ini. salam kenal

    • Salam kenal Joe Manto,
      Resiko pasang GA di blog kita yang di publikasikan memang besar. Namun, belum tentu semau yang melakukannya adalah seorang blogger ataupun yang iri kepada kita. Bisa saja yang melakukannya teman atau keluarga yang tidak tahu dengan tos dan policy dari GA. Niatnya ingin membantu tambah penghasilan kita dengan klik sembarang iklan berkali-kali. Tidak tahunya hal tersebut malah membahayakan akun kita.

      Setuju mas. Saya yakin banyak sekali blogger kita yang sudah dewasa saat ini.

  2. Salam kenal Gus, saya doakan semoga keterlibatan Gus di DBN tidak hanya sukses memberikan penghasilan sesuai yang diharapkan tetapi juga memberi manfaat besar bagi blogger lain yang ingin menghasilkan dolar dari internet.

  3. Habis jalan-jalan kesana kemari, ternyata ini yang paling detil jelasinnya, sepertinya para peserta memang sudah siap dengan segalanya..

    Selamat mas, semoga lancaar dalam mengikuti kontes DBN ini.
    Salam kenal

    Muflich Kamil

  4. wah makasih banget gan informasinya . Berguna banget buat nubi kayak ane nih . Ane jadi dapet pengetahuan lebih buat menghasilkan uang lewat blog . kalo sempet mampir ya gan ke blog ane hehe . Minta masukannya sekalian gan buat blog ane yang masih punya banyak kekurangan . Izin blogwalking gan hehe

Berikan Komentar

Gunakan nama real Anda (bukan nama blog atau kata kunci blog) pada kolom nama dibawah atau komentar Anda akan dianggap spam.